Selamat datang di Blog Saya....

Jangan Lupa Tinggalkan Comment Anda...

Rabu, 26 Mei 2010

Imunisasi Berbahaya

Tulisan ini saya ambil dari tulisan Tio Alexander yang memaparkan adanya konspirasi dalam program imunisasi yang digalakkan pemerintah. Semoga menjawab semua ke ingin tahuan sahabat semua, meski ini hanya sebagian. Ada banyak buku yang bisa menjadi referensi. Silahkan menambah pengetahuan dengan membaca buku-buku tentang bahaya imunisasi.

Jika kita merunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, kita dapat menemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.

Dan kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya :

The UN’s WHO was established by the Rockefeller family’s foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government’s National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation’s Public Health Service (PHS).
~ Dr. Leonard Horowitz dalam “WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda”

Wah hebat sekali ya penguasaan mereka pada lembaga-lembaga strategis. :shock:

Dilihat dari latar belakang WHO, jelas bahwa vaksinasi modern (atau kita menyebutnya imunisasi) adalah salah satu campur tangan (Baca : konspirasi) Zionisme dengan tujuan untuk menguasai dan memperbudak seluruh dunia dalam “New World Order” mereka.

Apa Kata Para Ilmuwan Tentang Vaksinasi?

“Satu-satunya vaksin yang aman adalah vaksin yang tidak pernah digunakan.”
~ Dr. James R. Shannon, mantan direktur Institusi Kesehatan Nasional Amerika

“Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang. Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun.”
~ Dr. Richard Moskowitz, Harvard University

“Kanker pada dasarnya tidak dikenal sebelum kewajiban vaksinasi cacar mulai diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kasus kanker, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanker tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya.”

~ Dr. W.B. Clarke, peneliti kanker Inggris

“Ketika vaksin dinyatakan aman, keamanannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diartikan secara umum”.
~ dr. Harris Coulter, pakar vaksin internasional

“Kasus polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%.”
~ Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962

“Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabah kanker, penyakit autoimun, dan kasus autisme.”
~ Neil Z. Miller, peneliti vaksin internasional

“Vaksin bertanggung jawab terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun dan syarat, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronis, lupus, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi. Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenal dua dekade lalu, menjadi wabah di seluruh dunia saat ini.”
~ Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika

“Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya.”
~ Dr. William Hay, dalam buku “Immunisation: The Reality behind the Myth”

Dan masih banyak lagi pendapat ilmuwan yang lainnya.

Dan ternyata faktanya di Jerman para praktisi medis, mulai dokter hingga perawat, menolak adanya imunisasi campak. Penolakan itu diterbitkan dalam “Journal of the American Medical Association” (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul “Rubella Vaccine in Suspectible Hospital Employees, Poor Physician Participation”. Dalam artikel itu disebutkan bahwa jumlah partisipan terendah dalam imunisasi campak terjadi di kalangan praktisi medis di Jerman. Hal ini terjadi pada para pakar obstetrik, dan kadar terendah lain terjadi pada para pakar pediatrik. Kurang lebih 90% pakar obstetrik dan 66% parak pediatrik menolak suntikan vaksin rubella.

Lalu mengapa bisa hal itu terjadi? Apa rahasia di balik vaksin dan imunisasi?

Menurut penelitian saya tentang imunisasi yang telah saya lakukan sejak beberapa tahun lalu. Saya berusaha mengaitkannya dengan metode ilmu genetik dalam Islam yang sedikit telah saya pahami.

Vaksin yang telah diproduksi dan dikirim ke berbagai tempat di belahan bumi ini (terutama negara muslim, negara dunia ketiga, dan negara berkembang), adalah sebuah proyek untuk mengacaukan sifat dan watak generasi penerus di negara-negara tersebut.

Vaksin tersebut dibiakkan di dalam tubuh manusia yang bahkan kita tidak ketahui sifat dan asal muasalnya. Kita tau bahwa vaksin didapat dari darah sang penderita penyakit yang telah berhasil melawan penyakit tersebut. Itu artinya dalam vaksin tersebut terdapat DNA sang inang dari tempat virus dibiakkan tersebut.

Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?

DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.

Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.

Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?

Dari banyak sumber yang saya dengar selama ini, penelitian tentang virus dilakukan kepada para narapidana untuk menghemat biaya penelitian, atau malah mungkin hal itu disengaja?

Zat-zat kimia berbahaya dalam vaksin.

Vaksin mengandung substansi berbahaya yang diperlukan untuk mencegah infeksi dan meningkatkan performa vaksin. Seperti merkuri, formaldehyde, dan aluminium, yang dapat membawa efek jangka panjang seperti keterbelakangan mental, autisme, hiperaktif. alzheimer, kemandulan, dll. Dalam 10 tahun terakhir, jumlah anak autis meningkat dari antara 200 – 500 % di setiap negara bagian di Amerika.

Babi dalam Vaksin.

Penggunaan asam amino binatang babi dalam vaksin bukanlah berita yang baru. Bahkan kaum Muslim dan Yahudi banyak yang menentang hal ini karena babi memang diharamkan, seperti tertuang dalam Qur’an ayat berikut :

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Qur’an surah Al-Maidah (5) ayat 3

Bahkan dalam Perjanjian Lama (Taurat) juga disebutkan :

“Jangan makan babi. Binatang itu haram karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tidak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.”

Imamat 11 : 7-8

Lalu mengapa Allah mengharamkan Babi?

1. Asam Amino manusia yang hanya sedikit berbeda dari binatang babi.

Asam amino adalah salah satu penyusun protein pada makhluk hidup. Jika kita melihat insulin pada manusia dan babi, maka hanya akan terpaut satu daripada babi. Berikut penjelasannya :

Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7
Insulin babi : C257H383N65O77S6 MW=5777,6
Penjelasan : hanya 1 asam amino berbeda

Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7
Insulin sapi : C254H377N65O75S6 MW=5733,6
Penjelasan : ada 3 asam amino berbeda

Para produsen vaksin mengatakan bahwa jika menggunakan asam amino babi, maka mereka tidak memerlukan banyak proses penelitian lagi karena hanya terpaut satu asam amino. Berbeda dengan sapi yang terpaut 3 asam amino.

“Secara chemisty, DNA manusia dan babi hanya beda 3 persen. Aplikasi teknologi transgenetika membuat organ penyusun tubuh babi akan semakin mirip dengan manusia.”
~ Dr. Muladno, ahli genetika molekuler di Fakultas Peternakan ITB

Tapi sayangnya mereka lupa jika asam aminonya hampir identik berarti sama saja kita memakan daging manusia (kanibal), dan telah jelas bahwa kanibal dapat menyebabkan penyakit-penyakit genetik yang tidak bisa disembuhkan, termasuk penyakit syaraf dan lain-lain.

Di China, terdapat sebuah desa yang gemar memakan daging manusia yang melintas di desanya, yang kemudian digunakan untuk sebuah perayaan. Mereka mengatakan bahwa rasa daging manusia mirip dengan rasa daging babi.

2. Sifat babi yang buruk dapat menurun kepada manusia yang memakannya.

Seorang Imam Muslim bersama kawannya orang barat pernah melakuak test kepada 3 ekor babi dan 3 ekor ayam, masing masing adalah 2 jantan dan 1 betina. Dan hasilnya adalah :

Ketika 2 ekor ayam jantan dan 1 ayam betina dilepas, maka 2 ayam jantan tersebut bertarung hingga satu tewas/kalah untuk merebutkan betina. Namun apa yang terjadi ketika 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina dilepas ? ternyata babi jantan yang satu membantu yang lain untuk melaksanakan hajat seksualnya pada si betina.

Dan sang Imam berkata, “Inilah ! Daging babi itu membunuh ‘ghirah’ (rasa cemburu) orang yang memakannya dan ini terjadi pada kaum kalian.”

Beberapa penelitian di barat juga banyak yang menyatakan bahwa memakan babi dapat mempengaruhi watak, resiko perselingkuhan, dan hasrat seksual yang melebihi ambang batas kewajaran sebagai manusia.

3. Tubuh babi dapat mengubah virus jinak menjadi ganas.

Babi memiliki berbagai reseptor dalam tubuhnya yang dapat menjadikan virus jinak yang masuk ke dalam tubuh babi kemudian keluar dalam keadaan ganas, diantaranya reseptor yang sangat dikenal para ilmuwan adalah reseptor alfa 2,6 sialic acid untuk mengikat influenza manusia dan 2,3 sialic acid untuk mengikat virus influenza unggas. Virus-virus yang terikat ke dalam reseptor tersebut kemudian dapat berubah menjadi ganas. Selain itu reseptor-reseptor itu juga dapat mengikat dua jenis virus yang memiliki sifat yang berbeda, untuk kemudian di mixing menjadi satu virus ganas yang memiliki 2 sifat.

4. Banyaknya penyakit dalam tubuh Babi

Kita sudah mengetahui sejak Sekolah Dasar dahulu bahwa babi mengandung cacing pita yang sangat berbahaya. Cacing pita bahkan dapat mengganggu sistem syaraf dan dapat masuk hingga otak manusia. Selain cacing pita masih banyak penyakit lainnya yang disebabkan oleh babi melalui bakteri, karena kebiasaannya yang senang memakan kotoran, bahkan kotorannya sendiri.

5. Sifat aneh babi lainnya.

“Babi mempunyai sifat kembar antara binatang buas dan binatang jinak. Sifatnya yang menyerupai binatang buas adalah karena ia bertaring dan suka makan bangkai, sedangkan sifatnya yang menyerupai binatang jinak ialah karena ia berceracak dan makan rumput serta dedaunan lainnya.

Babi memiliki syahwat yang amat kuat, hingga pada saat ia kawin (bersetubuh), pejantan bertengger di atas betinanya yang berjalan bermil-mil jauhnya. Pejantannya mengejar-ngejar betina demikian kasar hingga terjadi perkelahian yang mungkin menewaskan salah satu atau menewaskan kedua-duanya.

Satu kali mengandung, babi betina dapat melahirkan dua puluh ekor anak. Pejantan mulai kawin bila telah berumur 8 bulan, sedangkan betinanya mulai melahirkan bila telah mencapai umur 6 bulan. Di beberapa negeri, babi kawin pada umur 4 bulan, betinanya mulai bunting setelah dikawini dan akan melahirkan setelah bunting selama enam atau tujuh bulan. Babi betina yang telah mencapai umur 15 tahun tidak dapat beranak. Jenis binatang ini adalah yang paling banyak mempunyai keturunan. Babi jantan merupakan binatang jantan yang paling tahan lama bertengger di atas betinanya (kawin).

Yang mengherankan, jika sebelah matanya dicungkil ia segera mati. Babi memiliki kesamaan dengan manusia, yaitu kulitnya tidak dapat dikelupas kecuali jika dipotong lebih dulu daging yang berada di bawahnya.”

~ Kamal al-Din Muhammad ibn Musa al-Damiri, dalam Kitabul-Hayawan Al-Kubra

Bencana akibat vaksin yang tidak pernah dipublikasikan.

* Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesehatan dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 mgg setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak usia 1-3 bulan.
* Pada 1986 ada 1300 kasus pertusis di Kansas dan 90% penderita adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan sejenis juga terjadi di Nova Scotia di mana pertusis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.
* Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kasus dipteri naik menjadi 150.000 kasus, di mana pada tahun yang sama, Norwegia yang tidak melakukan vaksinasi, kasus dipterinya hanya sebanyak 50 kasus.
* Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.
* Tahun 1989-1991 vaksin campak ”high titre” buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji coba pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di kota Los Angeles, Meksiko, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut sangat direkomendasikan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.
* Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan meninggal dunia dalam jumlah besar dari penyakit-penyakit lainnya WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasar di tahun 1992.
* Setiap program vaksin dari WHO di laksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, hampir selalu terdapat penjangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids di perkenalkan lewat program WHO melalui komunitas homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika tengah melalui vaksin cacar.
* Desember 2002, Menteri Kesehatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merencanakan memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga merekomendasikan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesehatan.
* Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru, setelah vaksin hepatitis B diberikan secara massal di kalangan anak-anak.
* Melaporkan bahwa, vaksin meningococcal merupakan ”Bom waktu bagi kesehatan penerima vaksin.”
* Anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak memakan korban anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita kelainan syaraf, anak-anak cacat, diabetes, autis, autoimun dan lain-lain.
* Vaksin cacar dipercayai bisa memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini diluncurkan, sebenarnya kasus cacar sudah sedang menurun. Jepang mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kasus cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.
* Pemaksaan vaksin cacar, di mana orang yang menolak bisa diperkarakan secara hukum, dilakukan di Inggris tahun 1867. Dalam 4 tahun, 97.5& masyarakat usia 2 sampai 50 tahun telah divaksinasi. Setahun kemudian Inggris merasakan epidemik cacar terburuknya dalam sejarah dengan 44.840 kematian. Antara 1871 – 1880 kasus cacar naik dari 28 menjadi 46 per 100.000 orang. Vaksin cacar tidak berhasil.
* Dan masih banyak lagi.

Mengapa vaksin gagal melindungi terhadap penyakit?

Walene James, pengarang buku Immunization: the Reality Behind The Myth, mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata.

Sebelum introduksi vaksin cacar dan gondok, kasus cacar dan gondok yang menimpa anak-anak adalah kasus tidak berbahaya. Vaksin “mengecoh” tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang diinjeksi.

SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) naik dari 0.55 per 1000 orang di 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu di mana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kasus SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Persentase kasus SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Naikan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena perbaikan sanitasi dan kemajuan medikal kecuali SIDS.

Kasus kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada balita naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.

Dr. W. Torch berhasil mendokumentasikan 12 kasus kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam paska imunisasi DPT. Dia kemudian juga melaporkan 11 kasus kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam paska injeksi DPT. Saat dia mempelajari 70 kasus kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.

Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada pemberitaan negatif apapun mengenai mereka di media utama karena mereka begitu menguntungkan bagi perusahaan farmasi.

Ada alasan yang valid untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi mereka juga kontraproduktif karena melukai sistem kekebalan yang meningkatkan resiko kanker, penyakit kekebalan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.

Lalu adakah imunisasi yang benar menurut Islam?

Ada! Bahkan Rasulullah sendiri yang mengajarkan dan merekomendasikannya.

Imam Bukhari dalam Shahih-nya men-takhrij hadits dari Asma’ binti Abi Bakr

Dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah ibn Zubair di Mekah mengatakan, “Saya keluar dan aku sempurna hamilku 9 bulan, lalu aku datang ke madinah, aku turun di Quba’ dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, maka beliau Shalallaahu alaihi wasalam menaruh Abdullah ibn Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau Shalallaahu alaihi wasalam memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah ibn Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, kemudian beliau men-tahnik-nya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam pun mendo’akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.

Dalam shahihain -Shahih Bukhari dan Muslim- dari Abu Musa Al-Asy’ariy, “Anakku lahir, lalu aku membawa dan mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam memberinya nama Ibrahim dan kemudian men-tahnik-nya dengan kurma.” dalam riwayat Imam Bukhari ada tambahan: “maka beliau SAW mendoakan kebaikan dan memdoakan keberkahan baginya, lalu menyerahkan kembali kepadaku.”

Seorang kakek men-tahnik cucunya yang belum lama dilahirkan

Ibu saya pernah mengatakan bahwa bayi dilahirkan dalam keadaan kekurangan glukosa. Bahkan apabila tubuhnya menguning, maka bayi tersebut dipastikan membutuhkan glukosa dalam keadaan yang cukup untuknya. Bobot bayi saat lahir juga mempengaruhi kandungan glukosa dalam tubuhnya.

Pada kasus bayi prematur yang beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100 ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.

Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah.

Hal ini bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, seperti bayi menolak untuk menyusui, otot-otot bayi melemas, aktivitas pernafasan terganggu dan kulit bayi menjadi kebiruan, kontraksi atau kejang-kejang.

Terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti insomnia, lemah otak, gangguan syaraf, gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya.

Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik lewat mulut, maupun pembuluh darah.

Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk glukosa seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat bisa menjauhkan sang bayi dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat.

Disunnahkannya tahnik kepada bayi adalah obat sekaligus tindakan preventif yang memiliki fungsi penting, dan ini adalah mukjizat kenabian Muhammad SAW secara medis dimana sejarah kemanusiaan tidak pernah mengetahui hal itu sebelumnya, bahkan kini manusia tahu bahayanya kekurangan kadar glukosa dalam darah bayi.

Tahnik sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang beriman kepada Allah, atau dapat pula dilakukan ayah atau ibu sang bayi.

Penutup

Imunisasi yang selama ini digembar-gemborkan oleh Zionis dapat berdampak kepada masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan ras lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Sudah cukup adik laki-laki saya yang menjadi korban konspirasi imunisasi ini. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan.

Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Qur’an surah Al-Hujuraat (49) : 6

Masih banyak sumber yang belum saya paparkan di sini. Termasuk bagaimana teknologi pengetahuan Islam menyingkap bagaimana setan dapat menjadikan manusia menjadi jahat melalui makanan yang haram yang kita konsumsi. Insya Allah lain waktu saya dapat menjelaskannya.

Semoga Allah memberkahi dan melindungi kita semua. :)

Rabu, 17 Maret 2010

Gembala jujur

Abu Bakar r.a. Ketika menjadi khalifah kerapkali menginspeksi keadaanrakyatnya dan wilayahnya sampai... ke pelosok negeri hanya dengan berjalan kaki. Hingga pada suatu hari ia berjalan ke padang rumput dekat pegunungan. Udara sangat sejuk tapi tenggorokannya kering kehausan. Dilihatnya seorang penggembala sedang menggembalakan dombanya. Abu Bakar pun memanggilnya, bermaksud meminta air.“Hai penggembala! Penggembala!”, teriaknya sambil melambaikan tangan.“Ada apa, tuan? Ada perlu apa denganku?” jawab penggembala sambil mendatangi Abu Bakar r.a.“Aku kehausan, mungkin engkau bisa memberiku air susu untukku. Akuingin membeli susu dari domba gembalaanmu. Aku lelah berjalan seharian dan tenggorokanku kering. Mungkin air susu domba ini dapat menyegarkan badan dan menghilangkan dahagaku.” kata Abu Bakar r.a.“Maaf, tuan. Aku hanya penggembala. Domba-domba ini bukan milikku.Pemiliknya ada di balik gunung itu. Aku tidak dapat bertransaksi dengantuan. Namun, jika tuan kehausan dan ingin mendapatkan air susu domba ini, tuan boleh mengambilnya. Nanti aku akan memintakan izin pada pemiliknya atau kupotongkan upahku untukmu.”jawab penggembala.Abu Bakar terkesan dengan kebaikan hati sang penggembala, ia ingin menguji iman sang penggembala.“Hai penggembala, bagaimana jika kubeli saja domba yang gemuk ini. Satu ini saja. Ini uangnya. Ambillah.” desak Abu Bakar r.a.“Maaf tuan, domba ini bukan milikku, aku hanya menggembalakannya. Jika tuan ingin membelinya, aku akan mengantar tuan ke pemiliknya.” kata penggembala sambil mengembalikan uangnya.“Tapi kau kan dapat mewakilinya. Begini saja, kubeli domba ini dan iniuangnya. Katakan saja pada pemiliknya dombanya hilang atau dimakanserigala. Bukankah daerah ini banyak serigala? Lagipula dengan banyaknya domba pemiliknya tidak akan tahu telah kehilangan seekor. apa pemiliknya menghitung setiap hari? Ambillah, akan kubawa domba ini. Tak akan ada yang tahu.” desak Abu Bakar r.a. lagi.“Tuan benar. Tak akan ada seorang pun yang tahu kecuali kita. Danserigala memang banyak berkeliaran di daerah ini. Majikanku juga tidakpernah menghitung jumlah dombanya. Semuanya dipercayakan padaku.” jawab penggembala. “Tapi tuan, katakan padaku, dimanakah Allah? Yang Maha Melihat, Maha Mendengar, Yang Selalu Mengawasi dan Yang Tak Pernah Tidur? Dimanakah Allah, wahai tuan?”Abu Bakar tersenyum, sangat terkesan dengan jawaban penggembala itu.Hatinya terharu, tak menyangka di tengah padang rumput, di balikgunung, ada seseorang yang begitu agung dan teeguh imannya. Gembira hatinya menyaksikan kualitas iman rakyatnya meski berada di pelosok negeri.Sesungguhnya denyut hati yang tersirat atau bisikan di tengah kegelapan malam, semuanya selalu dalam pengawasanNya...Oleh : Ahmad Ali Akbar Albantani

Doktor Cilik Penghafal Al Quran dari Iran

Subhaanallah… Demikian kata yang patut kita ucapin tatkala ...melihat sesuatu yang mencengangkan dan membuat kita kagum / takjub ketika melihat segala sesuatu yang Allah ciptakan dimuka bumi ini.Ya…, inilah keajaiban / mukjzat Abad 20 , menghebohkan dan menggetarkan hati, seorang bocah 7 tahun meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Hijaz College Islamic University, Inggris, Karena Hafal dan Faham alquran.Simak saja pernyataan dari Mohsen Qiraati ( Mufasir kontemporer Iran ) “Saya telah menggeluti Al-quran selama lebih dari 20 tahun, namun kini kembali menjadi murid yang harus menulis catatan di buku pelajaran. Apapun yang ia ( Husein ) katakan, saya catat, saya bangga menyatakan diri sebagai murid dari guru yang masih berusia 5 tahun ini “Lelaki cilik itu datang dari sebuah negeri yang sangat jauh, Negeri Persia ( Iran ). Di negerinya sendiri, dia sudah sangat terkenal sejak usianya baru 5 tahun. Kini di sebuah negeri berperadaban Barat, lelaki cilik itu menjalani ujian selama 210 menit, dalam 2 x pertemuan. Ujiannya meliputi :- Menghafal alquran dan menerjemahkan ke dalam bahasa ibu,- Menerangkan topik ayat al-quran,- Menafsirkan dan menerangkan ayat Al Qur’an - bercakap cakap dengan menggunakan ayat2x al-quran, dan- menerangkan makna alquran dengan metode isyarat tangan.Setelah ujian selesai nilai hasil ujian yang diraihnya adalah 93Menurut standart yang ditetapkan Hijaz College Islamic University, Inggris, Peraih nilai ::: 60-70 diberi sertifikat Diploma,:: 70-80 Sarjana Kehormatan,:: 80-90 Magister Kehormatan,:: Diatas 90 Doktor Kehormatan ( honoris causa )Tepat tgl 19 Februari 1998, Lelaki cilik itupun menerima ijasah Doktor Honoris Causa dalam bidang “ Science of the Retention of The Holy Quran “Wat an amazing boy…, Subhanallah…Lelaki cilik itu bernama lengkap Sayyid Muhammad Husein Tabataba’
Oleh : قاسمان Alfaridzi

Rabu, 03 Maret 2010

Puisi-puisi Soe Hok Gie

Sebuah Tanya

“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”

(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)

“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”
Di bawah ini ada sebuah puisi Gie yang kita tak tahu judulnya. kiranya ada yang tahu, sila lah berbagi info pada kami.

(Puisi Gie)

ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku

bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra

tapi aku ingin mati di sisimu sayangku
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu

mari, sini sayangku
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku
tegakklah ke langit atau awan mendung
kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa”

Selasa, 16 Februari 2010

Tak Bisa Kelain hati

Jika engkau
melihat sepasang suami istri
berusia sepuh
berpegang mesra...
berjalan pagi bersama.

apa yang menyebabkan
cinta mereka bisa bertahan selama itu......

Jangan pernah....
jangan pernah....

engkau membayangkan
mereka menjalani cinta itu dengan mudah.

mereka saat ini
sedang memanen manisnya cinta
di pengujung usia

tapi dalam rentang waktu mereka
ada
mendung dilangit rumahnya
dan ada pelangi
menghias hati mereka

itulah proses
MERAWAT CINTA.....

selalu ada perbaikan disana...
menumbuhkan cinta
yang mekar di hati pasangannya
dengan kebajikan
bukan sekedar kata

Senyum yang lembut,
kata-kata yang baik,
belaian kasih,
saat-saat melayani,
hadiah-hadiah kecil,
hubungan fisik yang intim dan intensif,
perjalanan bersama

adalah kebajikan itu

adalah proses
merawat cinta itu.....

untuk satu tujuan:

merawat jiwanya
merawat cintanya.......

Jika tanpa itu

Percayalah.......

Jiwanya akan terpisah dari jiwamu.

Hubungan akan terasa hambar
yang ada hanya keterpaksaan
sekedar menggugurkan kewajiban........

Sahabat
Cucilah baju anakmu....
cucillah piring bekas makanmu....
atau pijitlah pundak suamimu

maka engkau saat itu juga
sedang merawat Cintamu
Cinta suamimu

agar esok
yang jalan pagi
disini
ya
disini
engkau dan suamimumu.....

dan itu
adalah Cinta
Yang Tak bisa kelain hati

Manis
terasa
di pengujung senja usiamu...................
dan
yang ada hanya cinta

Senin, 04 Januari 2010

Berkah Sedekah

oleh: Wahyu Novyan
Rabu, 090909
Aha, hari ini aku dapat dua undangan luar biasa, dari 2 sosok manusia yang juga luar biasa.
Pertama, undangan berbuka dari seniorku, yang juga sudah ku anggap kakak serta mentorku, yang juga donatur LMI. Zainal Abidin, namanya. Dosen UPN yang terkenal gaul dan selalu energik.
Hari itu, anak ketiganya, Fathurrahman Abidin genap berusia 4 tahun. Bertepatan dengan Ramadhan mulia, Mas Abi, sapaan akrab Zainal Abidin, menyelenggarakan tasyakuran dan buka bersama anak-anak yatim Yayasan Amanah, binaan LMI.
Acara berlangsung seru, penuh kebahagiaan. Mas Abi dan Keluarga berbaur bersama para Anak yatim, para mahasiswa/i UPN yang juga jadi seksi sibuk, dan tak ketinggalan para punggawa LMI.
Mas Abi pernah berkata padaku, “Aku mau banyak berbagi rejeki kepada sekelilingku.” Ia ingin silaturahimnya dengan banyak orang bisa terjaga dengan cara berbagi kepadulian.
“Tak heran rizki yang Allah berikan kepadanya seolah tiada pernah putus. Terus mengalir tiada henti”. Demikian batinku.

Acara kedua, undangan salah seorang teman, kolega, dan guru bagiku. Muhammad Anwar Sani, namanya. Seorang pegiat zakat di salah satu LAZ terkemuka di jakarta. Sosok yang rendah hati dan energik.
Siang hari itu, ia SMS kepadaku. Ia mengatakan bahwa ia sedang berada di Surabaya untuk undangan sebuah resto makanan Jepang bertaraf nasional. Ia mengajakku bertemu. Aku pun merespon undangannya. “Ok, kita ketemu setelah sholat isya-tawarih ya” balasku via SMS.
Kami pun bertemu di lobi sebuah hotel berbintang 4 di tengah kota Surabaya.
“Enak juga ya jadi ustadz. Kemana-mana diantar” ujar Mas Sani, panggilan karibnya, mengawali perjumpaan. Seperti biasa, sosok satu ini selalu bersahaja.
Singkat cerita, kami, Saya, Mas Sani dan Dicky (rekan saya di LMI), berdiskusi di kamar hotel. Mas Sani mengatakan bahwa ia diundang resto tersebut untuk berceramah di beberapa outlet resto tersebut mulai Jakarta, Bandung, dan Surabaya. “Lumayan padat jadwal saya Ramadhan ini,” kata Mas Sani.
Ia pun mulai bercerita seputar aktivitasnya di dua lembaga sosial, yang satu Lembaga Amil Zakat, satu lagi Lembaga Pengelola Sedekah ternama di Jakarta. Termasuk pengalaman spiritualnya yang berkaitan dengan bersedekah.
“Intinya sedekah sampe pool-poolan (habis-habisan),”ujarnya dengan aksen betawi. Ia bilang, kalau sedekah “nanggung” alias sedikit, tidak akan terasa impactnya kepada kita.
“Saya pernah sedekahkan mobil saya. Mobil itu saya beli kredit, Dp-nya utang lagi. Saat itu mobil tersebut saya rentalkan. Hasil rentalnya saya pake bayar cicilan bulanan selama 4 tahun. Saat Itu masih cicilan kurang 2 tahun. Eh kata Ustadz (Ust. Yusuf Mansur) disuruh sedekah. Saya sempat pikir-pikir. Akhirnya saya jalanin (sedekah). Subhanallah, sekarang saya malah dapet 2 mobil. Walaupun keduanya mobil operasional (di dua lembaga tadi), tapi saya bisa pake tiap hari. Daripada dulu, saya punya mobil, eh gak bisa nikmatin pake, karena direntalkan.
Karena sedekah, Mas Sani mendapat banyak sekali balasan kenikmatan dari Allah. “Saya dapat Laptop setelah sedekah komputer. Saya pernah dapet umroh gratis. Ini blackberry (sambil menunjukkan gadget yang lagi ngetren itu) juga dikasih orang, gak beli. Saya sedekah rumah, dapat rumah baru. Semuanya karena sedekah yang dibalas Allah SWT.”
Kata Mas Sani, keajaiban sedekah memang tidak bisa dinalar dengan logika matematis. Semuanya misteri Allah. Kita serahkan semuanya kepada Allah SWT.

Sahabat, satu lagi kenikmatan bersilaturahim saya rasakan. Ayo perbanyak saudara dengan ber silaturahim dan berbagi kepada sesama dengan berderma.
Zzzzz....Zakat,Yuk!


Rekening LMI:
a/n LembagaManajemen Infaq

Zakat:
BCA no. 5200 16 3399
BNI Syariah no. 0092841978
Bank Mandiri no. 142000 463 9943
Bank Muamalat no.70100 55215
Bank Syariah Mandirino. 008010 7373

Infaq:
Bank Muamalat no.00000 18186
Bank Mandiri no. 142000 697 7291
Bank Syariah Mandirino. 008010 5811
BNI Syariah no. 0084666835

Waqaf:
Bank Permata Syariahno. 2901 452655

Kemanusiaan:
Bank Syariah Mandirino. 008010 7342

Kesehatan = Harga Mahal?

oleh : Wahyu Novyan
15 September 2009 jam 11:35
Awal Ramadhan 1429 H,
Saat itu, aku dan salah seorang rekanku bersilaturahim ke seorang relasi yang menjabat kepala divisi di sebuah kantor regional BUMN ternama di Indonesia. Ia mengeluhkan mahalnya biaya persalinan karyawan BUMN tersebut yang harus ditanggung perusahaannya. Persalinannya dengan operasi Caesar. Kepala divisi tersebut bahkan sampai menyamakan profesi dokter, khususnya dokter spesialis kandungan dengan (maaf) pelaku pemerasan. “Ya, masak biaya persalinan sampai lebih dari dua puluh juta rupiah. Itu buat apa aja?” katanya dengan nada agak tinggi. “Memang kita perusahaan komersial, tapi ya itu tetap mahal sekali.” Ia pun mengeluhkan tentang hilangnya nilai sosial dari pada profesional di bidang kesehatan itu.

Berselang beberapa waktu kemudian, di lokasi yang berbeda, kali ini di kantorku, Kantor Lembaga Manajemen Infaq. Aku jumpa Kawan karibku yang satu ini ini. Sudah lama aku tak copy darat dengannya. Maklum, profesinya sebagai PR di sebuah perusahaan minuman berlevel internasional, membuatnya sibuuuk sekaliii.
Di akhir ramadhan, ketika menunaikan kewajiban zakatnya, ia bercerita bahwa anaknya juga dilahirkan secara Caesar di sebuah Rumah Sakit Bersalin top di Surabaya. Ia bilang biayanya mendekati kisaran 20juta. “Alhamdulillah semua ditanggung perusahaan. Kalau biaya sendiri, uang dari mana?” sergahnya padaku.


Akhir Ramadhan 1430H,
Malam itu, salah seorang rekanku di LMI, bercerita tentang persalinan anak keduanya yang juga Caesar. Biaya yang dibutuhkan juga cukup banyak, mencapai 9 juta-an... itu sudah pilih-pilih RS Swasta yang kelas menegah.... mungkin ia khawatir di RS plat merah, meski biaya relatif terjangkau (baca: murah) tidak dapat layanan memadai, ini sebagaimana rahasia umum..
Rekan saya itu pun mengatakan, untuk sebuah kesehatan memang tidak ternilai harganya...

Subhanallah...
Aku langsung terbayang saudara-saudara kita yang jauh dari kemapanan ekonomi. Bagaimana mereka menjalani persalinan anak-anak mereka? darimana biayanya? Jangankan untuk biaya operasi Caesar yang mencapai puluhan juta rupiah, sekedar membayar bidan saja mungkin tiada kemampuan. Belum lagi untuk tetek bengek pra dan pasca persalinan, untuk popok dan bedak bayi, untuk susu dan makanan bayi, dan lain sebagainya. Bagaimana anak-anak bangsa ini akan tumbuh sehat dan kuat, bila sejak lahir berkekurangan..?
Allahu Akbar...Engkau Maha Besar ya Allah...

==============

Sahabat, di awal tahun 2009, kita dikejutkan oleh sebuah fenomena dahsyat tentang batu bertuah Ponari, bocak kecil asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang. Konon, Ponari kecil bisa menyembuhkan aneka penyakit menggunakan batu bertuah tersebut. Orang pun berbondong-bondong mendatangi tempat Ponari praktek. Lokasi sempit, diserbu ribuan manusia yang berjejalan, bencana pun terjadi. puluhan orang pingsan, terjatuh, terinjak-injak. Bahkan beberapanya meninggal dunia. Astaghfirullah... begitu murahnya harga nyawa manusia negeri ini.
Di negeri ini, orang bisa mati dengan banyak cara yang aneh..mengenaskan.....

Di negeri ini, semuanya serba berbiaya. Orang bilang “Buang air kecil saja bayar”. Apalagi berobat. Makanya, tidak heran bila pengobatan ala Ponari dan sejenisnya, bisa laku keras! Soale, murah-meriah-manjur!
Buat sebagian masyarakat kita yang masih dibawah garis kemiskinan, ekonomi pas-pasan atau ‘senin-kamis’...berobat ke dokter atau RS, apatah lagi medical checkup rutin untuk mencegah penyakit parah, adalah barang mahal. Buat makan aja susah..
Lalu bagaimana ketika mereka sakit dan harus berobat ke dokter atau RS? Mereka nyaris gak pernah dapat layanan kesehatan memadai. Kalaupun mereka pengguna askes-maskin, apakah mereka dapat pelayanan prima sebagaimana para pasien kelas atas? Ya, minimal pelayanan yang nguwongke (memanusiakan, red) lah. Masak mau disamakan dengan hewan semisal kambing atau sapi yang bisa diinapkan di kandang super bau...
mmmhhhm..mungkin aku berlebihan mendramatisasi ya...tapi aku pernah lihat di rumah sakit pemerintah kelas bangsal, ya begitu itu. Boro-boro ada senyuman manis dan sapaan hangat para dokter dan perawat, disambangi aja udah mending... nasiiib jadi orang kecil ya..

++++++++++

Anda pernah dengar nama RUMAH SEHATi?
Ya. ini adalah sebuah program layanan kesehatan terpadu untuk masyarakat tak mampu.... Betul, untuk saudara-saudara kita yang kurang secara ekonomi.... penggagasnya adalah kawan2 Lembaga Manajemen Infaq (LMI)...sebuah organisasi nirlaba yang berkhidmat pada pemberdayaan masyarakat..
Saat ini, RUMAH SEHATi baru ada satu di lokasi Bratang Gede Surabaya...masih ngontrak lagiii...maklum dana swadaya dari masyarakat. So, very limited...
Layanan yang tersedia berupa persalinan dan pengobatan umum...
biayanya itu lho, sangat murah...bahkan bisa gratis untuk pasien tertentu...maksudnya pasien yang (tentunya) masuk kategori dhuafa alias miskin...
program ini udah jalan hampir 2 tahun lho... alhamdulillah udah lebih dari 100 orang ibu bersalin Cuma-Cuma alias gratis..dan ribuan orang lain dapat layanan pengobatan murah..

Saat ini, si LMI dapat kepercayaan untuk mengelola sebidang tanah waqaf di daerah Barata Jaya...
Di tanah ini, mulai dibangun RUMAH SEHATi permanen! Alias gak ngontrak lagi...supaya pasien dhuafa lebih nyaman berobat. Karena lokasinya gak pindah-pindah...tul kan?

Di RUMAH SEHATi (permanen) ini, bahkan direncanakan akan ditambah layanan kesehatannya. Ada poli umum, ada poli gigi, layanan persalinan juga tetap ada. Dan ada laboratorium! Jadi buat kaum tak berpunya, bisa tuh dapat medical checkup murah atau bahkan GRATIS!!
Ditambah lagi ada Mobile Medical Rescue-nya lho... sebuah layanan pengobatan mobile alias berkeliling....LMI menyebutnya MOBIL SEHATi...kerenkan namanya?..
MOBIL SEHATi ini juga akan menjalankan fungsi edukasi kesehatan dengan metode jemput bola....Dengan begini, akan semakin banyak masyarakat yang sadar tentang pentingnya hidup sehat, dan mendapatkan layanan kesehatan memadai.
Dengan RUMAH SEHATi, LMI juga membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak bangsa ini. Senang kan bila kita jadi bangsa ya sehat?

Ayo, kawan kita dukung penuh RUMAH SEHATI-LMI, dengan dukungan riil dan konkret.
Agar semakin banyak lagi saudara-saudara kita yang tersenyum bahagia, karena kesehatan mereka terperhatikan. Insya Allah...


for further info:
031-599 8484,
031-7048 4848

ato my private number
0816 52 6868


Rekening LMI:
a/n LembagaManajemen Infaq

Zakat
BCA no. 5200 16 3399
BNI Syariah no. 0092841978
Bank Mandiri no. 142000 463 9943
Bank Muamalat no.70100 55215
Bank Syariah Mandiri no. 008010 7373

Infaq:
Bank Muamalat no.00000 18186
Bank Mandiri no. 142000 697 7291
Bank Syariah Mandiri no. 008010 5811
BNI Syariah no. 0084666835

Waqaf:
BCA no. 5200 60 3399
Bank Mandiri no. 141 000 780 4636
Bank Permata Syariah no. 2901 452655

Kemanusiaan:
Bank Syariah Mandiri no. 008010 7342

Sop Buntut 62000

oleh : Wahyu Novyan
20 Oktober 2009
Buat Anda penggemar Sop Buntut, mungkin cerita ini bisa jadi pelajaran.
Malu bertanya, abis deh uangnya…

Siang itu, aku tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, transit menuju Kota Padang. Ku lihat jam menunjukkan pukul 14.30 WIB….”hmm, pesawatku baru jam 16.30WIB, masih dua jam lagi,”batinku. Terpikir juga, perutku masih belum diisi nasi hari ini. Tadi pagi Cuma sepotong telur ceplok dan segelas teh hangat aja yang jadi teman sarapanku. Maklum, aku lagi berstatus BULOK=Bujang Lokal! Istri dan kedua jagoan cilikku, untuk sementara ku tinggal di Rumah Mertuaku di Mojokerto.

Kembali ke Soekarno-Hatta.
Sambil mengirim SMS ke beberapa rekan, aku melirik sebuah Restoran. “Wah ini local punya neh…cocok ama kondisi perut+kantong,” batinku. Jujur, aku gak terlalu doyan makanan fast food ala barat. Meskipun kalo terpaksa, dan gak ada pilihan lain, ya sikat aja.
Setelah celingak-celinguk sebentar dari luar, aku pun memilih masuk ke resto tersebut. Tas dan semua gembolanku (baca: barang bawaan) ku taruh di meja. Ku panggil seorang waiter, Tanya menu. Si waiter menjawab singkat, “langsung pesan aja pak”.
Radar perutku pun membimbingku ke meja display makanan. Mataku segera tertuju ke mangkuk berisi sop buntut. “Mbak, saya sop buntut satu ya. Pakai nasi. Minumnya es jeruk,” sahutku kepada penjaga. Aku pun menuju kasir. “berapa, Mbak?” sergahku segera. Nampaknya perutku udah gak bisa diajak kompromi. Sejurus kemudian aku sayup-sayup mendengar si kasir menjawab pertanyaanku tentang harga, tapi kurang jelas. “Berapa, Mbak?” ulangku. “Enam puluh dua ribu, pak,” ulangnya.
“Hah! Enam puluh dua ribu,” batinku setengah tidak percaya. Buru-bur uku membayar, karena yang antre di kasir cukup banyak.
Ku bawa makanan ke mejaku. Aku periksa struk belanja makananku tadi. Ya, benar, disitu tercantum enam puluh dua ribu. Empat puluh ribu sop buntutnya, enam belas ribu, es jeruknya, enam ribu nasi putihnya. “Glek…mahal amat!” Ku perhatikan baik-baik, apa istimewanya sop buntut satu ini. “Biasa!” Ku perhatikan juga es jeruk dalam gelas plastik. “Ya, ampun…es jeruk Cuma segini ini enam belas ribu..”
…….
Sebelum nafsu makanku hilang karena harga yang mengejutkan, aku pun segera berdoa dan menyikat hidangan pesananku itu…
“Makanku harus terasa nikmat, supaya harga mahal ini terbayar di perut,” demikian batinku. Dan Alhamdulillah, emang jadi nikmat..

Sahabat, aku belajar satu hal, bahwa benar lah kata pepatah, Malu bertanya, sesat di tengah jalan. Dalam konteks ini, malu bertanya abis deh uangnya…he, he, he…

Kadang, asumsi saja jelas tidak bisa jadi pegangan yang baik.
Aku tadi jelas berasumsi, bahwa resto local ini, dengan tampilan yang benar-benar biasa, tidak seperti lounge di sebelahnya yang berkesan mewah, akan menghadirkan hidangan dengan harga ‘cukup’. Aku paham lah bahwa membeli makan di bandara pasti lebih mahal. Namun jujur, aku gak menyangka semahal sop buntut tadi. Lha wong aku biasa di bandara membeli makanan fast food ala barat. Dan harganya paling Cuma sepertiga atau maksimal setengah harga yang kubayar tadi.
Any way, aku dapat pelajaran baru kan…
It’s ok…lain kali lebih hati-hati lagi dalam menentukan pilihan. Dan ingat, jangan tertipu penampilan luar!

Sukses selalu buat kita semua
Amiin

Besok datang lagi ya Kak...

oleh:wahyu Novyan
20 Oktober 2009

Pagi ini, keceriaan Nampak di wajah polos anak-anak Ambung Kapur. Sebuah desa di Kecamatan VII Koto Sungai Sarik Kabupaten Padang Pariaman. Anak-anak korban bencana gempa ini mendapatkan pendidikan bernuansa ceria ala tim Trauma Healing Mobile Programme (THMP) LMI. Tim yang digawangi Kak Budiarna, Kak Choiri Setiawan, dan Kak puguh ini mengajak anak-anak Ambung Kapur keluar dari kesedihan dan trauma akibat gempa. Sekitar 20 anak usia SD berkumpul bersama Kak Budi dkk.

“Ayo, siapa yang berani untuk tampil mendongeng atau bercerita?” tantang Budi kepada bocah-bocah polos itu. Para bocah pun saling mendorong temannya dengan tersipu-sipu, khas gaya anak-anak.
Dan beberapa anak pun berani tampil. Diantara mereka ada yang bercerita tentang para pahlawan asal negeri minang, dan ada juga yang mendongeng cerita-cerita rakyat.

Menurut Kak Budi, pendekatan dongeng dan cerita dapat membuat anak mengekspresikan diri secara optimal. “Dan ketika si anak berani mengekspresikan diri, itu petanda baik, bahwa si anak mulai melupakan trauma akibat bencana yang dialaminya. Bila ini diterapi secara berulang-ulang, maka secara berangsur, kondisi psikologis anak akan membaik,” ujar Kak Budi.

“Kami juga sudah merencanakan beberapa pendekatan dalam menangani kasus trauma pada anak. Intinya membuat mereka ceria dan bergemberi kembali,” jelas relawan yang sudah berpangalaman menangani kasus trauma pasca bencana ini. “Kami sudah pernah menggunakan sejumlah pendekatan ini di kasus trauma pasca bencana Gempa Jogja-Bantul dan Tsunami Pangandaran. Alhamdulillah efektif. Tentu tetap membutuhkan penyesuaian-penyesuaian dengan konteks masyarakat tersebut,” imbuh Budi.

Mohammad Thamrin, siswa kelas enam SD 08 Ambung Kapur, merasa senang dengan kehadiran Kak Budi dkk. “Besok datang kesini lagi ya, Kak…” Pintanya manja.

Besok pagi, Rabu, 21 Oktober 2009, tim THMP LMI kembali akan beraksi ke sejumlah lokasi, mengajak para bocah bergembira ria, melupakan semua trauma. Semoga. (why)

Arahkan Cintamu

by. Dimas Pamungkas

Jika setiap helai rambut dari hewan qurban akan menjadi amal kebaikan, maka upayakanlah manfaat hewan qurban kita dapat dirasakan oleh orang-orang yang lebih tepat mendapatkannya. Coba perhatikan di setiap kali penyelenggaraan qurban, terutama pada saat distribusi daging, masih ada orang-orang yang sebenarnya tak lebih berhak mendapatkannya namun tetap masuk dalam daftar penerima. Sayang sekali, karena kondisi yang demikian selalu terulang-ulang setiap tahun. Berapa banyak kaum lemah yang semestinya masuk dalam daftar penerima, namun hanya memandang kosong harapan mereka untuk bisa menikmati daging qurban. Sementara itu, berapa banyak pula orang-orang yang tak bosan-bosannya terus menerus menjadi penikmat hewan qurban, padahal di tempat lain masih banyak yang lebih berhak darinya.

Bahwa hakikat qurban merupakan wujud pengorbanan seseorang untuk menunjukkan nilai cinta kepada Allah yang tak pernah terbiaskan oleh cintanya kepada harta yang dimilikinya, maka seharusnya arah cinta itu tetap terjaga dengan memperhatikan kepada siapa hewan qurban kita terbagi. Setiap pequrban boleh menentukan siapa saja yang bakal menikmati hewan qurbannya.

Pequrban, adalah mereka yang memiliki kelebihan harta, yang dengan hartanya itu ia bermaksud berbagi nikmat kepada orang lain. Karenanya ia pun boleh mengarahkan sesiapa yang boleh menikmati daging qurbannya. Fakir miskin, anak-anak yatim, orang-orang yang masuk dalam kategori dhuafa (lemah), juga mereka yang tengah berada dalam kesulitan, semestinya lebih menjadi perhatian para pequrban. Dengan demikian, niat berbagi nikmat kepada orang-orang yang lebih berhak tetap terjaga.
Nyatanya, masih banyak pequrban yang tak terlalu perhatian siapa saja yang telah menikmati hewan qurbannya. Tidak sedikit yang peduli, kepada siapa seharusnya daging qurbannya terdistribusi. Kini, saatnya pequrban lebih cermat dalam berqurban, agar niat serta tujuan beribadahnya terjaga dengan baik. Sebab, berqurban tak semata mengikuti sunnah Nabi Ibrahim, melainkan juga wujud cinta kepada sesama. Maka, arahkanlah cinta itu kepada yang lebih tepat menerimanya.
-------
“Mbekkk...Grakkk!”
Ayo...BerBagi Qurban bersama LMI di Sumatera, Papua, NTT & Jawa Timur.

TIPE HEWAN QURBAN 1430
A. Tipe Peduli : (harga sudah termasuk biaya operasional)
1. Kambing >23kg - Rp. 850.000
2. Sapi >200kg - Rp.8.000.000
3. Sapi Kolektif - Rp.1.200.000/org (7 orang)

B. Tipe Berbagi : (harga sudah termasuk biaya operasional)
1. Kambing >29kg - Rp. 975.000
2. Sapi >250kg - Rp.9.500.000

C. Paket Care to Sha...re : (harga belum termasuk biaya operasional)
1. Beli 40 ekor Kambing Paket Peduli 40 ekor kambing bayar 39 ekor kambing
2. Beli 5 ekor Sapi Bonus 1 ekor kambing

Pembayaran melalui rekening
BCA - 5200 2424 00 a.n. Lembaga Manajemen Infaq

Hubungi : 70 4848 48 / 599 8484
Kunjungi : www.ayozakat.com
E-mail : info@ayozakat.com

Ketika Mereka Berharap

Pernah kah Anda merasakan sebuah kondisi, dimana ada sebongkah harapan besar, disematkan atau dipikulkan dipundak ringkih Anda?

Atau sebaliknya, kita menitipkan harapan pada seseorang dengan sepenuh keyakinan, orang tersebut akan memenuhi harapan kita?

Subhanallah…pasti terasa berat, ketika harapan kita itu ternyata tidak terealisasi..apapun alasannya.

Kadang, persis seperti seorang anak kecil yang kecewa ketika harapan yang ia sematkan kepada orangtuanya tidak berbalas. Merengek-rengek, meraung, menjerit, menangis sedih, dan berbagai ekspresi lainnya, dia lakukan sebagai ungkapan kekecewaan itu.

Sebagian lagi menyikapi dengan lebih dewasa. Mungkin menangis sedih, tapi ditahan dalam hati. Mungkin kecewa mendalam, tapi disimpan rapi dalam dada.

______________________________________


Saudaraku..
Di ujung timur Indonesia..nun jauh disana,
Saudara-saudara kita di pedalaman Jayapura-Papua, berharap ada perhatian dan dukungan bagi mereka yang minoritas..
Yang mereka tahu, kita di kota-kota besar negeri ini, adalah saudara-saudara seiman mereka, yang berkecukupan dan siap-sedia membantu dan mendukung mereka...
itu yang diajarkan oleh para da’I yang terjun di wilayah pedalaman, untuk menyeru dan berdakwah..

Begitu juga saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT)..
Mereka juga minoritas…hanya 9 persen..
Mereka butuh didukung agar teguh keimanan mereka..
Dan, yang mereka tahu..
kita di kota-kota besar negeri ini, adalah saudara-saudara seiman mereka, yang berkecukupan dan siap-sedia membantu dan mendukung mereka...
begitu yang diajarkan oleh para da’I yang berkhidmat di wilayah pedalaman, untuk menyeru dan berdakwah..

Di Sumatera Barat,
saudara-saudara kita korban Gempa akhir September lalu..
kini dalam kondisi harap-harap cemas..
akan kah pemberitaan tentang gempa Sumatera Barat yang semakin hilang ditelan isu politik terkini,
adalah petanda hilangnya perhatian, dukungan dan bantuan bagi mereka untuk bangkit pasca bencana…
karena nyatanya, bencana kemarin, telah memporak-porandakan segala yang mereka miliki..
dan butuh waktu serta energi besar untuk membuat semua kembali normal..
dan itu artinya, dukungan dan bantuan moril-materil untuk mereka, masih sangat dibutuhkan…


Saudaraku,

Mereka di Papua, NTT, Sumatera Barat, dan segenap saudara kita yang kini masih terjerembab dalam kondisi kekurangan dan kemiskinan,
Kini menitipkan harapan mereka kepada kita semua..

Ada kah daging qurban yang bisa mereka nikmati di hari bahagia ‘Idul Qurban 1430H, yang akan hadir dalam hitungan hari saja…?

Ada kah sebentuk perhatian dan dukungan bagi mereka, untuk terus meneguhkan keimanan dan berupaya bangkit dari keterpurukan..?

Qurban Anda bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, di pelosok sana..
tentu akan memiliki nilai berbeda bagi Anda dan juga mereka…

Bagi Anda Pequrban, ada rasa puas dan bahagia bisa BerBagi Qurban dengan saudara-saudara minoritas nun jauh disana..

Bagi mereka, ada rasa bahagia dan haru, karena harapan mereka berbalas nyata..
tidak sia-sia mereka berharap
dan tidak sia-sia mereka menyebut kita sebagai SAUDARA…

Nabi kita bersabda:
“Dan Allah akan menolong hambaNya, selama hamba tersebut senantiasa menolong saudara (hambaNya) yang lainnya.”


Saudaraku,

Mari BerBagi Qurban kepada saudara-saudara kita
Di pelosok NTT, Papua, Korban Gempa Sumatera Barat dan Jawa Timur

Rasakan kebahagiaan dan kepuasan tiada tara…
Serta keberkahan dari-Nya, dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang..


Rekening Khusus Qurban a/n Lembaga Manajemen Infaq
Syariah Mandiri no. 0080.10 7373
BCA no. 5200 2424 00

Info lebih lanjut hubungi:
031-599 8484, 7048 4848
www.ayozakat.com

“Mak, mana daging qurbanku..?”

24 November 2009 jam 10:47

Di sebuah daerah terpencil,
di bilangan Indonesia bagian timur,
Orang bilang, disitu termasuk daerah tertinggal,
Banyak anak menderita kurang gizi dan bahkan…busung lapar



Ali, namanya. Bocah kecil usia 3 tahun itu resah. Ya. Nampak dari wajahnya yang tirus, dengan tulang pipi yang menonjol. Ali tengah menanti sesuatu. Ya. Sesuatu yang benar-benar diharapkannya.

+++++++

Tadi malam, Bono, Bapak Ali berkata: “Ali, besok insya Allah kita akan kedatangan rejeki. Kita akan pesta sate kambing atau sapi. Kamu mau nggak?”

“Wah, sate ya? Mau, mau, Pak!” tukas Ali Girang.

“Memang besok ada apa Pak?”

“Besok itu kan, hari Raya Qurban, Nak. Para muslim yang mampu diperintahkan untuk berqurban, dengan memotong kambing, sapi atau kerbau. Dan akan dibagi-bagikan kepada saudara-saudara muslim yang lain, khususnya yang kurang mampu,” jelas Bapak Ali.

“Asyiik…aku udah gak sabar nunggu besok, Pak” Ali benar-benar senang.

+++++

Ali kecil masih terus saja sabar menanti. Sedari pagi, sepulang sholat Idul Adha di lapangan desanya, Bapak Ali pamit keluar rumah. Katanya mau bantu-bantu panitia masjid desa, sembelih hewan qurban.

Wajah pucat bocah itu menggambarkan pengharapan yang teramat sangat. Daun pintu gubug reotnya pun, seolah merasakan hal yang sama, sesekali berderit serak berhimpitan dengan lantai cor-coran kasar, akibat dorongan angin. Daun pintu yang terbuat dari triplek bekas itu, sama lunglainya dengan tubuh kurus Ali; sama rentannya.

Matahari bergeser perlahan mendekati sejajar dengan ubun-ubun. Hari semakin terik. Bono, Bapak Ali belum juga kembali. Resah. Ali beringsut ke belakang rumah.

Ifah, Emak Ali masih merapikan bagian belakang rumah, yang berhimpitan dengan bibir sebuah kali kotor, yang sudah 2 bulan lebih mengering akibat kemarau panjang.

“Mak, aku lapar. Mau makan sate,” ujar Ali lirih.

“Sabar ya nak. Bapakmu kan sedang membantu panitia qurban di masjid desa. Insya Allah nanti pulang bawa daging qurban, buat sate. Lagi pula sekarang Emak nggak ada uang untuk belanja makanan, “ balas Ifah menenangkan putra tunggalnya.
“Tapi Bapak kok dari tadi belum pulang?” sergah Ali tidak sabar. Perutnya sudah tidak bisa diajak kompromi.

“Iya, mungkin hewan qurban yang disembelih banyak. Jadinya lama. Sabar ya, Li,” tukas Ifah.

“Ayo kita sholat zhuhur dulu. Setelah itu, kamu tidur siang aja ya, sambil nunggu Bapakmu pulang,” ajak Ifah pada anaknya.

++++

Siang berganti sore. Menjelang maghrib, Bono belum ada tanda-tanda kembali pulang.
Ali semakin resah. Dipeganginya perutnya yang kembung dengan air putih, yang sedari tadi diseruputnya banyak-banyak, demi berkompromi dengan rasa lapar.

Sayup-sayup, terdengar langkah seorang dewasa menuju gubug reot Ali.

“Bapak!!” pekik Ali kegirangan.

Secepat kilat ia sambut tubuh kusut Bono, Bapaknya, sembari dicari-carinya bungkusan daging qurban.

“Mana, Pak daging qurbannya?”pinta Ali.

Bono, lelaki berusia 40-an itu diam. Tiada kata yang meluncur dari bibirnya.

Wajahnya kusut. Menghitam akibat terpaan terik mentari berkepanjangan. Sekujur tubuhnya kotor berlumuran darah dan bebauan hewan sembelihan. Ia bergegas masuk rumah. Lemas. Ia selonjorkan pasrah tubuhnya di lantai cor-coran kasar.

“Ali..maafkan Bapak ya, nak. Hari ini kita belum dapat rejeki sate qurban,” ujar Bono memulai penjelasan.

“Ternyata, masjid kita hanya menghimpun sedikit hewan qurban. Jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mendapat sumbangan dari beberapa lembaga amil zakat di pulau Jawa. Padahal warga yang antre sangat banyak. Lebih banyak dari tahun lalu,” lanjut Bono lirih. Lirih sekali suaranya, seperti menahan pedih.

“Sebenarnya, Bapak tadi dapat jatah daging qurban, karena bantu penyembelihan. Tapi warga yang antre berebut, dan jatah punya kita ada yang merebut…. “

Suara Bono terhenti…

Sesegukan ia..

Tercekat oleh tangis pilunya…

“Maafkan Bapak ya, Nak….”
Hari itu, Bono, Ifah, dan Ali terpaksa menutup hari dengan berpuasa makan. Karena memang tiada makanan yang tersedia. Berharap ada daging qurban yang menjadi hak mereka, para dhuafa. Dan ternyata, harapan itu kini hilang tak bersisa.
(Sebuah perenungan kecil, Pagi hari, 24 November 2009/ 7 Dzul Hijjah 1430 H. Nama yang tertera disini bukanlah nama sebenarnya.)


Saudaraku, adakah diantara kita semua yang berkenan untuk memenuhi harapan para dhuafa tentang daging qurban? Mereka disana berpacu dengan kefakiran dan pemurtadan yang senantiasa menghantui. Pilihan mereka tentang masa depan, terbatas. Sebatas pertanyaan lirih:”apa besok kita makan?”


Ayo, BerBagi Qurban untuk saudara-saudara kita di NTT, Papua, korban Bencana Sumatera Barat, dan Jawa Timur. Insya Allah, ibadah Qurban Anda akan jauh lebih bermakna.
Hubungi: 031-7048 4848, 031-599 8484

Rekening BerBagi Qurban LMI:
a/n LembagaManajemen Infaq

BCA no. 5200 2424 00
syariah Mandiri no. 008010 7373

Relawan, sebuah panggilan jiwa

oleh Wahyu Novyan (catatan) 24 Oktober 2009 jam 14:04

24 Oktober 2009, dini hari

Indra, namanya. Pemuda berbadan subur asal Jakarta ini sudah 2 pekan lebih bergabung sebagai relawan Aksi Cepat Tanggap-ACT di bencana Gempa Sumatera Barat. Ketika ditanya seputar motivasinya menjadi relawan di bencana ini, ia menjawab enteng: “Pengen membantu para korban”

Budiarna Nur Rochmad, mahasiswa asal Unair Surabaya pun demikian. Ketika gempa mengguncang, Kak Budi, panggilan akrabnya langsung mendaftarkan dirinya sebagai relawan bersama Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Dengan sejumlah pengalamannya di bencana-bencana lainnya seperti Gempa Jogja dan tsunami Pangandaran, Budi spontan terpanggil untuk membantu korban gempa Sumbar.

Hal senada dengan Dodi Kurniadi. Bujangan asal Ngawi ini pun spontan bergabung menjadi relawan LMI di gempa Sumbar. Bahkan Dodi bersedia meninggalkan kesempatannya bekerja di sebuah project besar di Papua demi panggilan jiwa tersebut. Dengan sejumlah pengalamannya di lokasi bencana, Dodi memang bisa memberikan banyak bantuan bagi para korban bencana.

Ada pula yang heroic. Seperti yang dilakukan oleh Ali Badri, relawan asal Pandeglang Banten. Ia dan kawan-kawannya di Badak Offroad berangkat melalui jalan darat dengan membawa 2 mobil offroad 3000cc. “Kami berangkat berlima dengan kawan-kawan. Dengan dua mobil. Lumayan perjalanan darat 4 hari. Alhamdulillah bisa bergabung dengan relawan lain disini,” ujar Ali Badri. Bahkan Ali dengan timnya sempat melakukan aksi heroic dengan melakukan aksi evakuasi longsor di padang panjang. Padahal saat itu polisi pun sudah angkat tangan.

Ada lagi. Awaluddin. Bapak dua anak asal Manado, yang begitu bersemangat datang ke Sumatera Barat untuk menjadi relawan. Pria tinggi besar ini sampai rela meninggalkan istri dan anak-anaknya demi menjadi relawan. “Bagi saya, menjadi relawan adalah semacam panggilan jiwa,”tegas Awaluddin.

Jujur, saya pun semakin lama berkecimpung dalam dunia kerelawanan, juga merasakan hal yang serupa. Seolah ada emotional bonding, ikatan emosional antar relawan. Dengan latar belakang yang berbeda-beda, para relawan bisa bersinergi dalam niatan mulia: MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PARA KORBAN BENCANA.

Relawan memang sebuah panggilan jiwa. Panggilan bagi jiwa-jiwa perkasa yang senantiasa siap sedia menolong dan membantu sesama. Kapan saja, dimana saja. Let’s Care to Share.

1 angka ajaib

PERKALIAN DERETAN ANGKA 1, HASILKAN DERETAN ANGKA “AJAIB”
Bagikan
09 Desember 2009 jam 13:09
Percaya nggak, perkalian deretan angka 1 di bawah ini menghasilkan deretan angka “ajaib”. Kalau anda kurang yakin, hitunglah pakai kalkulator !



111.111.111 x 111.111.111 = 12345678987654321

Jumat, 01 Januari 2010

Ralat

Kepada saudaraku yang empunya sumber artikel,maaf ya...
ternyata salah tulis
Kepada pengunjung blog,artikel2 di blog ini sebagian hasil copy paste dengan seijin beliau.di alamat www.neotuxer.net (Maaf artikel yang lalu tertulis www.neotuxer.com)
Demikian ralat ini
jangan lupa tinggalkan coment sekaligus jd follower eaa...

Si Jenius

Sumber : www.neotuxer.com
Gordon Brown, si Jenius Matematika Berusia 8 Tahun
Xavier Gordon-Brown bocah berusia 8 tahun mengantongi ijazah GCSE di bidang matematika dengan nilai yang sempurna A*. GCSE atau singkatan dari General Certificate of Secondary Education (GCSE) sendiri adalah ijazah akademis yang khusus menilai berdasarkan mata pelajaran tertentu. Ujian ini biasanya diambil oleh anak-anak berusia 15-16 tahun atau seusia siswa tahun terakhir SMP di negara Inggris, Wales, dan Irlandia Utara.

Untuk mendapatkan ijazah tersebut, perjuangan Xavier cukuplah berat. Xavier yang berasal dari Haywards Heath di kota Sussex, Inggris, harus menjalani jarak sejauh 140-mil atau setara dengan lebih dari 225 km setiap minggunya demi menjalani les privat kota Hertfordshire.
Namun meskipun meraih posisi kesepuluh dalam ujian tersebut, banyak ahli matematika menyebut hasil ini membuat kualitas para peserta menjadi tampak menurun. Bagaimana tidak, apa kata orang jika seorang anak berusia 8 tahun saja bisa mendapatkan nilai A*.

Sementara itu, ujian itu juga diikuti oleh siswa berusia di bawah umur lain Jude Alli yang masih berusia 6 tahun. Meskipun hanya mendapatkan nilai D dalam ujian tersebut, dengan percaya dirinya Alli tetap menyebut matematika adalah pelajaran yang mudah. hmmm....

sumber : kagakribet.com

Bayi Cewek Cowok

Sumber : www.neotuxer.com
Faktor-Faktor Yang Menentukan Jenis Kelamin Pada Bayi
Mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan sama saja.” Kata-kata itu sering kita dengar dari pasangan yang sedang menunggu datangnya buah hati. Tapi kadang-kadang dalam hati mereka, ada keinginan yang tak bisa disangkal bahwa mereka punya harapan agar anak yang lahir perempuan atau laki-laki. Bisakah anak yang lahir kita rancang sebagai laki-laki atau perempuan? Bisa!

Di bawah ini ada beberapa faktor yang dapat menentukan jenis kelamin pada calon buah hati Anda, diantaranya:

1. Faktor makanan

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Suami harus makan makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral kalsium dan magnesium, sedangkan istri banyak makan makanan yang mengandung asam, mineral kalium dan natrium.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Suami harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung asam, mineral, dan magnesium. Sedangkan istri harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral kalsium dan magnesium (lihat jenis makanan diatas).

2. Faktor waktu (kapan berhubungan)

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Lakukan coitus (persetubuhan/senggama) 2–3 hari sebelum ovulasi (masa subur). Dengan demikian, hanya kromosom X yang lebih bertahan lama sampai menunggu sel telur terlepas dari ovarium. Ovulasi adalah saat terlepasnya sel telur dari indung telur dalam rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Waktu berhubungan dilakukan sedekat mungkin dengan ovulasi, sebaiknya tepat pada ovulasi, berkisar antara 12 jam sebelumnya.

Bagaimana mengetahui periode masa haid? Pada saat temperatur atau suhu tubuh meningkat. Anda bisa menggunakan alat pengukur suhu tubuh dan mencatatnya sebagai record dan alatnya dapat dibeli di apotek-apotek.

3. Faktor penetrasi

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Suami harus menghindari penetrasi terlalu dalam pada saat berhubungan. Sehingga diharapkan sel sperma kromosom X saja yang berkesempatan tetap hidup dan terus berenang menuju sel telur.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Suami disarankan untuk melakukan penetrasi yang dalam pada saat berhubungan, sehingga sebagian besar dari sperma Y langsung masuk ke rahim.

4. Faktor Orgasme

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Usahakan istri tidak mencapai orgasme selama berhubungan. Secresi cairan yang keluar dari kemaluan wanita akan menjadi alkaline (basa) jika terangsang, hal ini akan mendorong aktifitas spematozoa Y.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Upayakan istri dapat orgasme lebih awal dari suami atau bersamaan.

5. Faktor persiapan istri

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Sebelum coitus, basuh vagina dengan 2 sendok makan larutan white vinegar/cuka yang sudah dicampur dalam 1 liter air bersih. Hal ini dilakukan agar kondisinya menjadi asam sehingga aktifitas spermatozoon Y menurun.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Cuci vagina dengan larutan dari dua sendok soda kue yang sudah dicampur dalam satu liter air bersih, sehingga suasana menjadi basa.

6. Faktor posisi

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan

Disarankan posisi waktu berhubungan adalah yang klasik/berhadapan yaitu, posisi istri di atas suami sehingga sperma tertampung di sekitar mulut rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki

Posisi suami pada waktu berhubungan berada di atas istri. Hal ini mengikuti sifat dari spermatozoon Y akan cepat menuju sasaran (sel telur).

sumber : http://www.forumbebas.com/thread-96193.html

Kupu-Kupu

oleh Andri Kusuma Harmaya
Aku ingin jadi pegawai biasa
dengan gaji biasa
menikah dengan wanita biasa
punya lima anak
tiga laki-laki
dan dua wanita
kalau bisa

Jika semua anak lelakiku sudah bekerja
dan semua anak wanitaku sudah menikah
aku ingin pensiun saja
lalu bermain catur setiap hari
dengan tetangga
menikmati masa tua
dengan mudah
kalau bisa

Dan jika aku mati
semoga lebih dulu
dari istriku
di pangkuannya
kalau bisa

Tuhan,
terima kasih
atas semuanya.

Ngenet Pinter

Sumber : www.neotuxer.com
Ngenet 1 Jam Tiap Hari Dorong IQ Lebih Tinggi
Kabar baik untuk para pengguna internet. Laporan peneliti menyebutkan, melakukan kegiatan online di internet minimal sejam dalam sehari bisa meningkatkan IQ dan kemampuan mengingat.

Peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) membandingkan otak partisipan yang sering menggunakan internet dan yang jarang menggunakan internet.

Hasilnya, grup partisipan yang melakukan surfing sejam dalam sehari selama 5 hari memiliki bagian otak depan (prefrontal cortex), yaitu bagian otak yang berfungsi mengambil keputusan dan menerima informasi kompleks yang lebih aktif, padahal bagian itu sebelumnya tidak aktif.

“Hal ini menunjukkan bahwa fungsi otak dapat berubah dan meningkat sangat cepat seiring dengan penggunaan internet. Kemampuan memproses informasi dan mengerjakan kegiatan multitasking tanpa error juga meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa IQ rata-rata pun bisa meningkat dengan budaya digital,” ujar Gary Small, Profesor Psychiatry dan Bio-Behavioural Science di UCLA seperti dilansir Dailymail, Senin (14/12/2009).

Bahkan melakukan kegiatan yang biasa-biasa saja seperti menyortir email bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mengambil keputusan mana yang penting dan tidak penting, dan hal itu bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang.

Namun peneliti mengingatkan bahaya penggunaan internet yang berlebihan bisa mempengaruhi cara berpikir, merasa dan berkepribadian.

“Kelebihan internet bisa merusak keahlian interpersonal dan kekurangan hubungan sosial. Jika Anda bekerja seharian di depan komputer, pastikan Anda juga bergaul dengan orang-orang sekitar ketimbang melakukan sosialisasi di dunia maya atau mencari hiburan dengan bermain game di internet,” ujar Profesor Small.

sumber : mjdb.blogdetik.com

Kamera Tembus pandang

sumber : www.neotuxer.com

Korea Berhasil Kembangkan Kamera Tembus Pandang


SEOUL- Hasrat manusia yang ingin melihat objek yang tidak terlihat dengan mata telanjang, nampaknya tidak menjadi masalah saat ini. Sebagai contoh yang nyata, hobi menonton film dapat menjadi kesempatan untuk memenuhi hasrat manusia yang ingin mengintip kehidupan orang lain.
Oleh karenanya, dunia ilmiah terus melakukan petualangan untuk menuntaskan tuntutan hidup manusia itu melalui pengembangan peralatan yang dapat tembus pandang. Korea Selatan baru-baru ini berhasil mengembangkan kamera tembus pandang yang dapat menerobos baik bagian dalam baju maupun obyek di dalam kabut. Pengembangan kamera gelombang milimeter untuk yang ke-dua kalinya di dunia.

Suatu lembaga riset Korea Selatan pada tanggal 19 Oktober lalu di kota Yongin, propinsi Kyeonggi, menyelenggarakan presentasi tentang kemampuan MIRAE, Milimeter-Wave Imaging Radiometer Equipment, atau sejenis kamera yang mampu mendeteksi gelombang milimeter sehingga tembus pandang.

Dalam presentasi itu, MIRAE berhasil menangkap secara tepat posisi dan garis bentuk sebuah mobil yang berada di belakang layar tebal. Sementara itu, kamera biasa dan kamera sinar infra merah gagal menangkap posisi dan garis bentuk mobil itu. Disamping itu, kamera tembus pandang itu mampu mengambil imaji nyata obyek yang berada di dalam jilatan api dan asap kebakaran serta berhasil mendeteksi sebuah pistol yang disembunyikan di dalam baju. Menurut lembaga tersebut, mereka berhasil mengembangkan kamera tembus pandang itu setelah mencurahkan usahanya selama 3 tahun terakhir. Hal ini merupakan keberhasilan kedua di dunia.

Rahasia gelombang milimeter

Gelombang milimeter merupakan kunci utama bagi pengembangan kamera tembus pandang. Teori tembus pandang menerapkan penggunaan gelombang sinar di luar areal sinar tampak yang tidak dapat dilihat atau dirasakan oleh manusia. Melalui proses penampilan imaji gelombang milimeter yang relatif panjang dibandingkan dengan gelombang sinar tampak dan sinar infra merah, kita dapat melihat objek yang berada dalam keadaan samar-samar akibat adanya penghalang.

Kamera gelombang milimeter dapat mengambil imaji obyek, melalui penerimaan gelombang milimeter yang dipancarkan langsung dari obyek itu secara alamiah. Penggunaan kamera ini tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Apakah kamera sinar infra merah dan sinar-X yang sudah lama dipakai dalam kehidupan manusia, mampu tembus pandang?

Sinar yang mampu menembus penghalang

Kita mampu melihat dengan tembus pandang melalui perubahan sinar infra merah yang dipancarkan dari tubuh kita secara alamiah menjadi sinar tampak, seperti halnya kamera sinar infra merah, meskipun kita tidak dapat melihat obyek di luar jangkauan sinar infra merah dan sinar ultra ungu. Sinar infra merah memiliki gelombang panjang dapat menembus baik kain baju maupun kegelapan untuk mencari posisi obyeknya. Fungsi itu sekarang diterapkan untuk melancarkan kegiatan SAR. Ditambah lagi, sinar-X di lapangan terbang digunakan untuk mendeteksi apa yang disembunyikan dalam balik pakaian atau tubuh manusia dalam rangka mencegah hal-hal yang tidak diharapkan dalam perlindungan keamanan penumpang.

Dalam edisi baru-baru ini, majalah ilmiah Inggris, New Scientist memperkenalkan 10produk ilmu pengetahuan yang dapat mengubah pola kehidupan manusia secara besar-besaran dalam 30 tahun mendatang. Dalam produk tersebut, ada alat yang dapat kita gunakan untuk melihat sebuah benda yang disembunyikan, seperti halnya seorang Superman.

Dengan kata lain, dunia ilmu pengetahuan dan teknologi internasional kini berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan teknologi tembus pandang. Tim riset Universitas Utah, Amerika Serikat berhasil mengembangkan teknologi yang dapat mengejar dan menangkap gerak-gerik manusia atau benda dibalik dinding tebal dengan alat pemancar radio tanpa kabel, dengan menerapkan metode pengambilan imaji vertikal tanpa kabel, atau RTI.

Angkatan darat Amerika Serikat juga berhasil mengembangkan teknologi LifeReader, yakni peralatan tanpa kabel yang dapat memonitor detak jantung dan pernapasan dalam waktu bersamaan terhadap sekelompok manusia. Ditambah lagi, sebuah teknologi canggih juga dikembangkan untuk mentransfer informasi yang dikumpulkan oleh kamera digital mini pada kaca mata yang dikenakan oleh tuna netra kepada elektroda yang dicangkokkan pada lidah tuna netra itu. Dengan kesimpulan, dalam waktu tidak lama lagi, pengembangan ilmu pengetahuan.

sumber : Surya

kisah-Kisah tragis di sekitar kita

Maraji’: www.neotuxer.com
Beberapa hari tidak sempat untuk update blog karena menghimpun beberapa berita yang ada di sekitar kita, yang mungkin beberapa diantaranya membuat miris dan selalu beristighfar, berita-berita tersebut antara lain :

Kisah Wanita Pecandu Aborsi
Puerto Rico, Mendengar kisah seorang wanita asal Puerto Rico yang melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun akan terasa sangat miris dan menyedihkan. Irene Vilar, wanita yang menulis buku Impossible Motherhood itu pun dijuluki sebagai wanita pecandu aborsi.

Irene Vilar adalah wanita yang terlahir di Puerto Rico pada tahun 1974, dimana saat itu sebanyak 37 persen wanita yang sudah berkeluarga dimandulkan untuk berpartisipasi dalam sebuah studi yang dilakukan Amerika tentang pemakaian pil aborsi.

Wanita yang mengaku telah melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun itu dilahirkan dari keluarga berantakan. Ibunya adalah seorang pecandu dan pernah menjalani operasi saluran kemih yang memicunya depresi dan akhirnya meninggal dunia karena bunuh diri. Ayah dan kedua kakak laki-lakinya pun merupakan pecandu heroin.

Pada saat duduk di bangku kuliah, Vilar bertemu dengan seorang profesor berumur 50 tahun yang akhirnya menjadi suaminya. Pernikahannya tidak berjalan dengan baik karena sang suami tidak pernah ingin memiliki anak. Ia percaya bahwa memiliki anak hanya akan menghilangkan keinginan dan kemampuan seksualnya.

Selama pernikahannya dengan sang suami yang lebih tua 34 tahun darinya, vilar sudah melakukan 12 kali aborsi. Sejak awal, suaminya selalu berkata bahwa ia menyukai wanita muda dan tidak gampang sakit hati. Ia pun mengatakan bahwa wanita yang punya anak hanya akan menjadi korban gender dan tidak bisa menikmati kebebasan.

Vilar pun menjadi stres dan selalu mencoba membunuh jabang bayi yang dikandungnya setiap kali ia hamil. Namun anehnya, ketika ia sudah berhasil menggugurkan kandungannya, ia jadi ketagihan untuk melakukannya lagi. Ia merasa harus melakukan sesuatu untuk melukai dirinya sendiri.

"Saya selalu mengonsumsi pil aborsi setiap kali hamil. Tapi setelah aborsi yang ke-9 dan 10, saya merasa ada sesuatu yang kurang jika tidak melakukannya lagi. Lalu ketika hamil lagi, saya merasa senang karena dapat melakukan aborsi lagi," ujar Vilar seperti dikutip dari Jezebel, Jumat (9/10/2009).

Vilar akhirnya mengakhir perkawinannya dengan sang professor pada tahun ke-8 pernikahannya. Ia merasa tidak tahan lagi dengan sikap suaminya yang narsis dan suka mengatur.

Ia pun mengaku bahwa keberaniannya membuat buku yang berjudul Impossible Motherhood terinspirasi dari kisah keluarganya yang sebagian besar pecandu narkoba dan juga keadaan ekonominya yang terpuruk.

Namun dalam bukunya itu banyak pertanyaan yang tidak terjawab seperti bagaimana ia bisa hamil beberapa kali? Apa yang terlintas di kepalanya saat melakukan aborsi atau sudah pernahkah ia mencoba cara lain untuk mencegah kehamilan seperti pemakaian kondom?

Para ahli mengatakan bahwa Vilar mungkin mengalami gangguan mental. Namun mereka tidak terlalu terkejut dengan kasus yang dialami Vilar, karena hampir 10 persen wanita yang melakukan aborsi berulang-ulang, biasanya akan kecanduan dan terus melakukannya lagi.

Meskipun Vilar merasa tindakannya sudah membuatnya ketagihan, namun ia merasa sangat terganggu dan tidak ingin ada orang lain yang melakukan hal yang sama seperti dirinya.

sumber : health.detik.com

Anak Manajer Bioskop 21 di WTC Serpong Diperkosa dan Digorok
TANGERANG (Pos Kota) - Peristiwa pembunuhan anak manajer bioskop 21 di WTC Serpong, Tangerang Mingu petang, membuat gempar tetangganya.

Saat itu warga sekitar tak menyangka jika anak pertama pasangan Suyanto dan Ny Sriatun ini merupakan korban pembunuhan. Pasalnya sebelum rumah korban terbakar, Feby berteriak minta tolong dengan luka penuh sayatan.

Ny Sri Mulyani, tetangga korban yang saat itu berada di luar rumah terkejut melihat rumah anak manjer bioskop 21 tersebut terbakar. Tak lama berselang, Feby pun berlari keluar rumah dengan luka sayatan. Ny Sri Mulyani pun kemudian membawa Feby ke RS Sari Asih, Sangiang.

Namun nyawa gadis berkulit putih ini tak terselamatkan. Feby tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Warga sekitar pun sibuk berusaha memadamkan api yang membakar rumah korban.

Si jago merah pun ikut membakar rumah Apu, tetanga korban yang saat itu tidak berpenghuni. Kedua rumah tersebut ludes dilalap si jago merah.

DIPERKOSA

Feby, anak manajer bioskop 21 tewas digorok di dalam rumahnya, di Perumahan Villa Tangerang Indah Blok AF1 No 21 Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priuk, Jatiuwung Kota Tangerang Minggu (1/11) sore.

Kuat dugan motif pembunuhan ini berlatar belakang dendam, karena barang-barang korban tidak ada yang hilang. Selain lehernya digorok, korban mengalami luka bakar.

Siswi kelas II SMP ini tewas dengan luka sayatan di leher dan tangannya. Sebelum dibunuh, gadis malang ini juga diduga diperkosa, karena dijenazah korban terdapat cairan putih di kelamin korban.

Foto Bugil Finalis Putri indonesia 2008
Kesucian ajang kontes kecantikan putri indonesia ternodai. belakangan beredar photo bugil finalis putri indonesia 2008 yang benama Ayu Wandira dari Sulawesi Tengah. ntah apa latar belakang dari Ayu Wandira melakukan foto syur tersebut. ntah foto tersebut asli atau hasil editan tangan jahil ntah lah.

semoga saja foto hasil editan ya. bagi mau lihat fotonya bisa dicari di google. foto yang beredar ini tergolong vulgar. karena beberapa merupakan photo topless. bahkan tanpa busana sehelai benang pun. benar-benar telanjang. kalau mau download versi komplit alias uncensored lengkapnya bisa cari sendiri.

sumber : lintasberitas.com

Berhubungan Intim dengan Mayat Sejak Zaman Mesir Kuno
DALAM ilmu seksologi, berhubungan seks dengan mayat dikenal dengan istilah nekrofilia. Dalam bahasa Yunani, nekro berarti mayat. Kelainan ini disebut juga thanatofilia atau necrolagnia.

Ada 3 tipe penderita nekrofilia. Pertama, necrophilic homicide, penderitanya harus membunuh terlebih dahulu untuk mendapatkan mayat dan memperoleh kepuasan seksual. Kedua, regular necrophilia, si penderita hanya menggunakan mayat yang sudah mati untuk memperoleh kesenangan seksual.

Ketiga, necrophilic fantasy, si penderita berfantasi berhubungan seks dengan mayat, tetapi tidak melakukannya. Teori tentang motif seseorang melakukan penyimpangan seks yang pertama disebabkan ia takut berhubungan dengan normal. Ia takut terjadi penolakan yang otomatis mempengaruhi psikologis dan aktivitas seksualnya. Mayat adalah objek seksual yang dianggap tidak akan dapat melawan atau menolak keinginannya dalam berhubungan seksual.

Melihat kasus Iwan maka hal ini masuk akal. Iwan agaknya bertepuk cinta sebelah tangan. Kebaikan Alia disalahartikan oleh Iwan. Untuk mendapatkan cinta Alia, Iwan menempuh cara tidak manusiawi. Perbuatan menyimpang itu sebenarnya bukan hal baru. Sejarah Mesir Kuno ribuan tahun lalu mencatat, para suami yang takut mayat istrinya diperlakukan tak senonoh oleh pembalsem, menyimpan mayat istrinya di rumah sampai benar-benar membusuk.

Salah satu yang menjadi legenda hingga kini adalah Raja Herod yang membunuh istrinya, kemudian berhubungan seks dengan mayatnya selama lebih dari 7 tahun. Sementara pada beberapa kebudayaan kuno aktivitas itu dijadikan media berkomunikasi dengan jin. Dalam lintasan sejarah, tercatat Sersan Bertrand dari resimen ke-74 militer Prancis pernah membongkar kuburan beberapa wanita dan berhubungan seks dengan mayat wanita itu.

Guido Henckel von Donnersmarck (mati 1916) juga diduga melakukannya dengan mayat istri pertamanya yang ia simpan dalam tangki alkohol raksasa. Ada juga orang bernama Henri Blot yang membongkar kuburan seorang penari balet, Fernande Mery, pada Maret dan Juni 1886 dan berhubungan seks dengan mayat itu.

(wen/berbagai sumber)BANGKA POS


Kemasan Kondom Bergambar Beckham
Madrid – David Beckham memiliki daya tarik tersendiri, selain menjadi model Giorgio Armani, kini ‘Becks’ merambah iklan kondom, nah lho?

Museum The Thyssen-Bornemisza di Madrid menampilkan beberapa kondom baru, dengan berbagai macam foto di bungkus kondom itu, dari koleksi Tears of Eros.

Dan salah satu foto dari museum yang memajang puluhan kondom terbaru itu adalah foto Beckham sedang tertidur yang diambil fotonya oleh Sam Taylor, dimana foto asli tersebut dipasang di Galery Foto Nasional London tahun 2004.

Baroness Thyssen yang mendirikan museum Madrid ini, dengan cepat mementahkan reaksi negatif yang memasang foto Bekcham tercetak dalam bungkus kondom tersebut.

“Saya melihat tidak ada alasan kenapa semua orang harus dipertentangkan. Ini cara menjadikan seni sebagai bentuk kebebasan dan tanggungjawab bersama,” kata Baroness seperti dikutip dari The Sun.

Selain untuk seni, Baroness melihat ini juga dapat digunakan sebagai ajang kampanye untuk kehidupan seks yang lebih sehat dan bertanggungjawab di seluruh Spanyol.

Sumber : INILAH.COM

Perut Cicin Penuh Silet, Kawat, dan Tusuk Konde
SITUBONDO, TRIBUN – Masih ingat Noorsyaidah, perempuan asal Samarinda yang terus menahan derita karena di dalam perutnya bersarang banyak kawat tajam? Ternyata penderitaan sejenis menimpa perempuan asal Situbondo, Cicin Listi Vitasari.

Perempuan usia 30 tahun, warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, itu terpaksa harus menahan sakit selama tiga bulan lebih karena di dalam perutnya bersarang benda-benda tajam berbahaya, seperti pisau silet lipat, kawat, biji stapler, jepit rambut, dan tusuk konde.

Cicin kini dirawat di ruang Dahlia nomor 6 RSUD Situbondo, sejak 25 Agustus lalu. Keluarganya tidak percaya ketika hasil rontgen memperlihatkan bahwa beberapa benda berbahaya itu bersarang di perut Cicin.

Ia pun hanya bisa menahan sakit karena tim dokter belum bisa berbuat apa-apa. Langkah pembedahan melalui operasi tidak bisa dilakukan dengan alasan kondisi Cicin masih lemah. Perut Cicin bahkan terlihat semakin membesar dan kondisi kesehatannya terus menurun.

“Saya terkejut dan tidak percaya, ketika tahu penyakit Cicin seperti ini. Ada banyak benda logam di dalam perutnya,” ujar HM Suwalis, ayah Cicin kepada Surya, Jumat (28/8).

Suwalis mengaku sudah dua kali membawa Cicin untuk opname di RSUD Situbondo. Namun, setelah dilakukan rontgen dan terlihat benda-benda logam tersebut, terpaksa Cicin kembali dibawa pulang karena dokter tak bisa mengobatinya.

“Saya kemudian berpikir, penyakit ini mungkin tidak cukup hanya melalui jalan medis, tetapi harus melalui cara penyembuhan alternatif. Masuk dari mana semua benda logam itu, sedangkan anak saya tidak mungkin memakan benda-benda itu,” ujar Suwalis.

Suwalis juga mengaku kecewa dengan pelayanan pihak rumah sakit yang menurutnya tidak segera mengambil langkah untuk mengoperasi perut anaknya untuk mengeluarkan benda-benda berbahaya tersebut. Pihak rumah sakit hanya menyarankan agar Cicin dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya atau ke RS Soebandi Jember.

“Sejak awal seharusnya pihak rumah sakit memberi tahu kepada keluarga kami kalau memang tidak memiliki kelengkapan peralatan medis. Jangan lalu anak saya digantung nasibnya seperti ini, kasihan dia sering mengeluh kesakitan,” pungkas Suwalis.

Cicin sendiri tidak mau diwawancarai, dengan alasan mulutnya juga terasa sakit untuk bicara. Ia juga mengeluh bahwa ada gangguan pada pernapasannya. Ia hanya tergolek lemas di tempat tidur. Selang infus dan transfusi darah menancap di lengan kirinya. Bahkan, kedua lubang hidungnya harus diberi selang oksigen.

Ciuman Julia Perez Laku Rp 10 Juta Untuk Amal
Julia Perez ikut meramaikan acara lelang amal untuk korban gempa Jawa Barat. Ciuman di pipi dari perempuan yang akrab disapa Jupe itu pun laku Rp 10 juta.

Dalam acara yang diselenggarakan di MU Cafe, Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2009) malam, Jupe berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar Rp 20 juta. Separuhnya berhasil didapat Jupe dari lagu 'Belah Duren'.

"Tadinya takut nggak ada yang nawar, tapi akhirnya ditawar juga," ujar Jupe usai acara, Kamis (17/9/2009).

Jupe mengaku aksi cium pipi tersebut dia lakukan dengan spontan. Menurut Jupe itu seperti salam cium pipi kiri dan kanan yang biasa ia lakukan dengan sahabat. Apakah sang kekasih, Gaston Castano tak cemburu?

"Nggaklah. Nggak kok," jawabnya sambil tersenyum.

sumber : detik.com

Pengemis Terkaya di Indonesia
Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.

Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.

Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.



Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya di Madura, Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.

Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004. *** Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik. Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ”orang mampu”. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.

Dengan bahasa Madura yang sesekali dicampur bahasa Indonesia, pria beranak dua itu mengaku sadar bahwa profesinya akan selalu dicibir orang. Namun, pria asal Bangkalan tersebut tidak peduli. ”Yang penting halal,” ujarnya mantap. Cak To bercerita, hampir seluruh hidupnya dia jalani sebagai pengemis. Sulung di antara empat bersaudara itu menjalani dunia tersebut sejak sebelum usia sepuluh tahun. Menurut dia, tidak lama setelah peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI. Maklum, emak dan bapaknya dulu pengemis di Bangkalan. ”Dulu awalnya saya diajak Emak untuk meminta-minta di perempatan,” ungkapnya. Karena mengemis di Bangkalan kurang ”menjanjikan”, awal 1970-an, Cak To diajak orang tua pindah ke Surabaya. Adik-adiknya tidak ikut, dititipkan di rumah nenek di sebuah desa di sekitar Bangkalan. Tempat tinggal mereka yang pertama adalah di emprean sebuah toko di kawasan Jembatan Merah.

Bertahun-tahun lamanya mereka menjadi pengemis di Surabaya. Ketika remaja, ”bakat” Cak To untuk menjadi bos pengemis mulai terlihat. Waktu itu, uang yang mereka dapatkan dari meminta-minta sering dirampas preman. Bapak Cak To mulai sakit-sakitan, tak kuasa membela keluarga. Sebagai anak tertua, Cak To-lah yang melawan. ”Saya sering berkelahi untuk mempertahankan uang,” ungkapnya bangga. Meski berperawakan kurus dan hanya bertinggi badan 155 cm, Cak To berani melawan siapa pun. Dia bahkan tak segan menyerang musuhnya menggunakan pisau jika uangnya dirampas.

Karena keberaniannya itulah, pria berambut ikal tersebut lantas disegani di kalangan pengemis. ”Wis tak nampek. Mon la nyalla sebet (Kalau dia bikin gara-gara, langsung saya sabet, Red),” tegasnya. Selain harus menghadapi preman, pengalaman tidak menyenangkan terjadi ketika dia atau keluarga lain terkena razia petugas Satpol PP. ”Kami berpencar kalau mengemis,” jelasnya. Kalau ada keluarga yang terkena razia, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu untuk membebaskan.

Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ”ilmu” dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya. Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ”Pokoknya sudah enak,” katanya. Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ”Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,” kenangnya.

Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah. Cerita tentang ”keberhasilan” Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ”Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,” ujarnya enteng. Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ”Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,” tegasnya.

Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur. Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ”pos khusus”, Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan. Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri. Pada 1996 itu pula, pada usia ke-36, Cak To mengakhiri masa lajang. Dia menyunting seorang gadis di kampungnya. Sejak menikah, kehidupan Cak To terus menunjukkan peningkatan…

Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari. Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan. Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ”Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,” ucapnya. Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik. ”Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,” katanya. Sekarang, dengan hidup yang sudah tergolong enak itu, Cak To mengaku tinggal mengejar satu hal saja. ”Saya ingin naik haji,” ungkapnya. Bila segalanya lancar, Cak To akan mewujudkan itu pada 2010 nanti…

sumber : k-a-s-k-u-s.us

Anak Jual Orang Tua Rp1,5Juta Di Internet
Connecticut - Seorang anak di Connecticut, Amerika Serikat, bikin heboh dengan menjual kedua orang tuanya sendiri di situs klasifikasi iklan, Craigslist. Pelaku bernama Michael Amatrudo bahkan cuma membanderol harga yang sangat murah, yakni US$ 155 atau sekitar Rp 1,5 juta.

"Orang tua yang benar-benar sempurna seharga US$ 155. Aku telah mendapat banyak manfaat dari keduanya, namun sekarang waktunya untuk melangkah. Mereka berdua dalam kondisi bagus. Mereka masih akan hidup cukup lama..." demikian tertera dalam iklan bersangkutan.

Matrudo mengaku sering mengunjungi Craiglsit dan sering pula keheranan dengan barang-barang unik yang dijual pengunjung demi mendapat uang. Itu membuatnya ingin mencoba hal yang sama.

"Aku pun coba menjual sesuatu yang unik," tukas Amatrudo yang dikutip detikINET dari FOX 61, Selasa (1/9/2009). Tentunya, Amatrudo tidak benar-benar berniat menjual orang tuanya melainkan hanya dimaksudkan untuk candaan.

Dan ternyata, banyak orang yang mengirimkan e-mail tanggapan terkait iklan itu. Namun sebagian besar dari mereka tahu bahwa iklan tersebut tidak sungguhan.

Lalu bagaimana tanggapan orang tua Amatrudo mengetahui ulah anaknya yang kurang ajar? Rupanya mereka sama sekali tidak marah dan malah menanggapinya dengan nada canda.

"Aku tidak terkejut. Semua anakku punya rasa humor. Kami suka itu," tukas Arlene Amatrudo, ibu dari Amatrudo.

sumber : detikInet.com

Penghasilan Pengemis di Jakarta Tembus Rp4 Juta perbulan
Jadi pengemis di Jakarta ternyata memang sangat menggiurkan, apalagi bekerja sendirian.

Dari penelusuran Berita8.com, Senin (31/8) Kus (47) wanita asal Karawang mengatakan bahwa penghasilan mengemis di Jakarta lebih besar dari gaji tukang cuci baju bahkan kantoran.

"Kalau dihitung pengasilan lebih besar dari penghasilan tuka cuci baju atau kantoran," kata pengemis yang mangkal di wilayah Jalan Ragunan, Jakarta Selatan.

Dia juga mengaku jika dalam satu bulan bisa mengantongi Rp 1,3 juta sampai Rp 3,5 juta bahkan tembus Rp 4 juta lebih.

Dalam mengemis, wanita yang selalu menggendong anak ini mengaku tidak bekerja sendirian, bersama teman seprofesinya sebagai pengemis dia juga sering menjadi buruan Satpol PP DKI Jakarta.

"Habis bagaimana lagi, kerja gajinya kecil tidak cukup mas," sambungnya.

Sementara itu catatan Dinas Sosial DKI Jakarta jumlah PMKS di Ibukota bisa tembus angka 17.000 yang tersebar di 72 titik, terutama di Jakarta Barat dan Timur.

Di Jakarta sendiri Peraturan Dearah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum (tibum) tidak melarang warga bersedekah tapi mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dengan menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi.

sumber : berita8.com

[video] Bocah 10 Tahun Dijadikan Pembantu dan Disiksa
Seorang bocah berumur 10 tahun, diduga dijual orangtuanya untuk menjadi pembantu rumah tangga. Ironisnya sang majikan tidak memperlakukannya secara manusiawi.



sumber : http://www.tvone.co.id/